Perjalanan Kami

Berikut pengalaman travelling kami bersama dengan kawan-kawan yang bisa dijadikan untuk refrensi liburan anda :
  1. BALI
  • sejarah
Penghuni pertama pulau Bali diperkirakan datang pada 3000-2500 SM yang bermigrasi dari Asia. Peninggalan peralatan batu dari masa tersebut ditemukan di desa Cekik yang terletak di bagian barat pulau. Zaman prasejarah kemudian berakhir dengan datangnya orang-orang Hindu dari India pada 100 SM.
Kebudayaan Bali kemudian mendapat pengaruh kuat kebudayaan India, yang prosesnya semakin cepat setelah abad ke-1 Masehi. Nama Balidwipa (pulau Bali) mulai ditemukan di berbagai prasasti, diantaranya Prasasti Blanjong yang dikeluarkan oleh Sri Kesari Warmadewa pada 913 M dan menyebutkan kata Walidwipa.
  • Tempat-tempat yang bisa dijadikan wisata keluarga di BALI yaitu :
Bedugul
Wisata alam dan budaya Bedugul yang sangat terkenal dengan lokasi Kebun Rayanya serta pura terapung di danau Beratan yang memberikan keindahan tiada tara. Bedugul merupakan dataran tinggi yang berada di kabupaten Tabanan yang merupakan dahulu kala gugusan gunung api yang telah meletus ribuan tahun yang menyisakan kawah beku berupa danau Beratan yang sangat indah. Di wilayah bedugul juga merupakan tempat lokasi kebun raya yang memiliki koleksi ratusan dan ribuan jenis hutan hujan tropis serta aneka jenis anggrek dan bunga bunga hias yang sangat cantik dan indah untuk dilihat. Kebun Raya Bedugul sangat cocok untuk wisata keluarga atau outbound kantor karena memiliki lapangan luas yang sangat hijau dan udara disini sangat sejuk dan segar.
Bedugul dicapai dari Denpasar hanya 1.5 jam
dari Denpasar atau Sanur 2 jam
dari Kuta 2,5 jam
dari Nusa Dua dan 1,5 jam dari Ubud Bali.
Pantai Kuta
Wisata alam Pantai Kuta yang sangat terkenal karena pasir pantai yang putih bagaikan bola kristal serta kondisi air laut yang jernih menjadikan pantai kuta sangat diminati oleh para perenang dan juga bagi para peselancar karena gelombang ombak yang jarang putus. Pantai kuta sangat indah menjelang senca karena pengunjung bisa melihat matahari terbenam sangat sempurna di Pantai Kuta, suasana menjelang malam sangat romantis di Pantai Kuta. Pantai kuta di siang hari sangat dipadati oleh para turis yang ingin berjemur dan menikmati panasnya terik matahari dan tidak jarang para turis minta kepada penjual jasa pijat serta menata rambut di sekitar pantai kuta. Pantai Kuta merupakan tolak ukur kunjungan wisatawan ke Bali baik wisdom maupun wisma, khusus bulan liburan sekolah, idul fitri dan tahun Baru, arus lalu lintas di sekitar pantai Kuta sering macet total karena jumlah pengunjung yang melonjak drastis. Pantai Kuta bisa ditempuh dalam waktu 35 menit dari Denpasar atau Sanur, 30 menit dari Nusa Dua dan 60 menit dari Ubud Bali.
Di sekitar pantai Kuta banyak dibangun hotel berbintang sebagai sarana penunjang kepariwisataan di Bali. Fasilitas yang dimiliki oleh obyek wisata Pantai Kuta sudah sangat memadai antara lain tempat parkir yang luas dan tertata rapi, toilet umum yang bersih, tempat membeli souvenir, minum dan makan.
CIMG1663
Pantai Sanur
Wisata alam pantai Sanur yang memiliki bentangan pantai paling panjang di Bali, mulai dari pantai Inna Grand Bali Beach sampai ke Pantai Sanur Beach. Pasir Pantai sanur agak sedikit coklat tidak seperti pantai Kuta yang sangat putih dan bersih. Pantai Sanur sekarang juga dikembangkan untuk wisata air namun dipagi hari saja saat air pasang. Pantai sanur juga merupakan dermaga merapatnya perahu kecil atau kapal kecil yang akan menuju pulau nusa penida atau lembongan. Pada musim liburan sekolah, pantai sanur banyak pengunjung karena pengelola pantai memiliki fasilitas parkir yang luas serta jalan menuju pantai tidak begit macet seperti pantai Kuta. Pantai Sanur bisa ditempuh dalam waktu 5 menit dari Denpasar, 35 menit dari Kuta, 45 menit dari Nusa Dua dan 45 menit dari Ubud Bali.
Fasilitas yang dimiliki oleh obyek wisata Pantai Sanur sudah sangat memadai antara lain tempat parkir yang luas dan tertata rapi, toilet umum yang bersih, tempat membeli souvenir, minum dan makan.
CIMG1643
Pura Uluwatu
Pura Uluwatu terletak di ketinggian 70 meter di atas permukaan laut menjorok ke tengah laut di ujung batu karang. Sangat bagus untuk menyaksikan sunset dari Pura Uluwatu. Pura Uluwatu terletak di desa Pecatu kecamatan Kuta kabupaten Badung. Pura Uluwatu hanya 20 menit perjalanan dari Kuta, 15 menit dari arah Nusa Dua, 35 menit dari Sanur dan sekitar 60 menit dari Ubud.
Keunikan dari Pura Uluwatu adalah berupa bangunan kuno berbentuk gapura yang bersayap. Dari corak dan pola hiasannya gapura memiliki persamaan dengan gapura di pura dalem Sakenan dengan relief ukiran burung yang indah. Gapura di bagian dalam Pura Uluwatu berbentuk candi kurung tanpa daun pintu dengan hiasan berupa kepala kala dengan berbagai ragam. Diatas kepala kala yang besar dekat puncak gapura kedua terdapat hiasan menyerupai tempat amertha, di depan bagian kiri dan kanan terdapat patung berkepala gajah. Pengempon Pura Uluwatu adalah Puri Jero Kuta dan puri Celagi Gendong Badung dan dalam kegiatan upacara dibantu oleh masyarakat Pecatu.
Di dekat Pura Uluwatu tersedia tempat parkir yang luas dengan tempat jualan souvenir dan warung minum dan makan, di tempat parkir sudah tersedia toilet untuk umum. Karena keindahan Pura Uluwatu dan lokasinya sangat diminati untuk dikunjungi baik oleh wisatawan domestik dan manca negara. Puncak kunjungan biasanya menjelang matahari terbenam dan tidak sedikit tamu berkunjung kesini juga mengkombinasikan tournya dengan melihat tarian kecak dengan latar belakang matahari terbenam serta makan malam special ikan laut di Furama Cafe Jimbaran.
Pura Uluwatu diperkirakan dibangun pada jaman Empu Kuturan mendirikan pura Agung Besakih sekitar abad 11 dan dikisahkan Danghyang Nirartha mencapai Alam Moksa di Pura Uluwatu setelah melakukan perjalanan suci (Tirta yatra) keliling Bali, Lomnbok dan Sumbawa. Struktur Bangunan Pura Uluwatu sama seperti layaknya Pura yang ada di Bali yaitu Tri Mandala terbagi atas 3 halaman, yaitu halaman luar, halaman tengah dan halaman dalam (purian). Pura Uluwatu merupakan salah satu Kahyangan Jagat di Bali, tergolong kedalam Sad Kahyangan dan Pura Uluwatu sebagai tempat suci untuk memuja Sang Hyang Widhi Wasa dalam prabhawaNYA sebagai Rudra dangan posisi Pura Menghadap ke Timur.
Pura Tanah Lot
Wisata alam dan budaya Pura Tanah Lot yang berada di tengah laut yang merupakan pura terunik di Bali yang sampai detik ini masih utuh keberadaannya dari terjangan air laut selatan yang begitu ganas. Di saat air laut surut maka pengunjung bisa jalan kaki menuju areal pura tanah lot yang berada di batu karang di tengah samudra lepas. Pura tanah lot akan terlihat sangat indah menjelang matahari terbenam dimana matahari membelakangi pura sehingga banyangannya sangat indah dan bagus untuk diabadikan sebagai kenang kenangan dapat berkunjung ke Pura tanah lot yang sudah terkenal ke seluruh dunia. Pura tanah lot bisa ditempuh dalam waktu 90 menit dari Denpasar atau Sanur, 60 menit dari Kuta, 90 menit dari Nusa Dua dan 90 menit dari Ubud Bali.
IMG_0586
  1. BATU
Kota Batu merupakan bagian dari Dataran Tinggi Malang yang terbentuk dari endapan lava yang menjadi danau. Sementara daerah Batu hingga Malang merupakan cekungan dalam yang terbentuk oleh apitan gunung dan pegunungan. Tak heran jika keadaan tanah di Kota Batu cukup subur.
Terkait dengan dinamika sejarah Kota Batu, Pendiri Museum Malang Tempo Doeloe, Dwi Cahyono dkk, membagi kesejarahan Batu menjadi lima masa. Yakni Masa Prasejarah, Masa Hindu-Budha, Masa Penyebaran Islam, Masa Kolonial, dan Masa Kemerdekaan. Masing-masing masa tersebut memiliki landasan kuat sebagai penanda peradaban.
Sejak abad ke-10, wilayah Batu dan sekitarnya telah dikenal sebagai tempat peristirahatan bagi kalangan keluarga kerajaan. Pasalnya, wilayah Kota Batu berada di daerah pegunungan yang memiliki hawa dan udara yang sejuk. Terlebih lagi, pemandangan di wilayah ini sangat indah dengan pemandangan alam sebagai ciri khas daerah pegunungan, Ngalamers.
Alun-alun BATU
Semenjak direnovasi dan dibuka kembali pada bulan Mei 2011, Alun-alun Kota Batu menjadi ikon baru pariwisata kota Batu. Alun-alun ini menjadi satu-satunya alun-alun di Indonesia yang memiliki Ferris Wheel atau Bianglala. Selain itu, alun-alun Kota Batu juga dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas yang menarik.
Ditengah-tengah alun-alun terdapat patung apel yang merupakan simbol dari Kota Batu itu sendiri. Alun-Alun Kota Batu juga memiliki sebuah mini playground untuk anak-anak.  Terletak tepat di depan Plaza Batu, tempat ini juga memiliki air mancur di salah satu sudut yang menjadi atraksi tersendiri. Biasanya banyak anak kecil yang bermain basah-basahan di area ini. Selain itu terdapat juga no smoking area serta ruang informasi yang berbentuk strawberry raksasa dan toilet dengan bentuk apel besar. Di tengah alun-alun terdapat air mancur yang sangat iconic yang dikelilingi dengan kursi-kursi dimana para pengunjung duduk untuk melepas lelah.
Selain sebagai tempat rekreasi, alun-alun Kota Batu juga kerap digunakan sebagai ajang pentas seni. Banyak musisi lokal maupun ibu kota yang telah menggelar pentas disini, seperti Mulan Jameela, Ahmad Dhani, d'Masiv, serta para musisi Yogyakarta yang terkumpul dalam Saunine Orchestra. Menikmati malam Kota Batu yang dingin ditemani dengan taman lampion yang berwarna-warni akan menjadi keindahan tersendiri pastinya.
CIMG3516
  • MALANG
Pantai goa cina
Pantai Goa Cina terletak di Dusun Trowotratih, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, tepatnya di sebelah barat Pantai Sendang Biru (sekitar 6 km). Memang pantai ini belom sekondang pantai-pantai lain di wilayah Malang Selatan seperti Pantai Balekambang dan Sendang Biru. Tapi apa yang ditawarkan Goa Cina tidak kalah indah dengan kedua pantai tersebut.
Seperti namanya, pantai ini memiliki sebuah goa besar yang menjadi daya tarik utama. Untuk masuk ke dalam goa, Ngalamers diwajibkan untuk merunduk karena memang pintu masuk ke goa hanya berukuran setengah meter. Menurut papan pengumuman yang ada disini, Pantai Goa Cina mendapatkan namanya sejak tahun 1930. Pada saat itu ada seorang pertapa berkebangsaan Cina yang bertapa di dalam gua selama bertahun-tahun hingga hilang (mukso) di dalam gua. Pertapa tersebut juga meninggalkan surat wasiat yang berisi identitas atas nama "Hing Hook". Sejak saat itulah goa tersebut dinamakan Goa Cina, demikian pula pantainya.
Pantainya sendiri menawarkan pemandangan yang menakjubkan dengan alamnya yang masih asri. Ngalamers juga dapat melihat beberapa pulau di tengah laut yang menambah keindahan Pantai Goa Cina. Bagi Ngalamers yang hobi berenang sepertinya harus sedikit kecewa karena berenang di kawasan Pantai Goa Cina sangat dilarang dikarenakan arus bawah lautnya yang lumayan deras. Ditambah lagi, pantai ini terbilang cukup curam sehingga berbahaya jika dipakai untuk berenang.
P1190256
Pantai balekambang
Salah satu pantai tersohor di Malang yang pastinya juga sudah sangat familiar di telinga Ngalamers adalah Pantai Balekambang. Pantai yang yang terletak di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, sekitar 65 km di selatan kota Malang ini merupakan objek wisata favorit warga Malang. Serunya, pantai ini tidak memiliki batu karang, jadi ombak yang datang akan langsung menuju ke pantai dan menerpa kaki-kaki Ngalamers. Pantai Balekambang akan menjadi sangat ramai khususnya pada bulan Suro, dimana terjadi upacara Suroan dan Jalanidhi Puja yang merupakan upacara adat yang selalu diadakan di pantai ini.
Daya tarik Pantai Balekambang selain pantainya yang membentang 2 km adalah sebuah pura yang megah yang terletak di Pulau Ismoyo. Ngalamers dapat menuju ke pura ini dengan mudah karena adanya sebuah jembatan panjang yang menghubungkan bibir pantai dengan pura. Tapi perlu diingat bahwa wanita yang sedang datang bulan dilarang memasuki kawasan pura, karena pura ini dianggap sebagai tempat suci yang digunakan ibadah umat Hindu. Ada sebuah kepercayaan yang beredar, jika Ngalamers melanggar aturan ini maka Ngalamers akan dirasuki oleh roh penunggu pura. Selain Pulau Ismoyo dengan pura-nya, Pantai Balekambang juga memiliki 2 pulau lainnya, yaitu Pulau Anoman dan Pulau Wisanggeni.
Duduk-duduk di bawah pohon rindang atau bermain pasir dan air laut adalah kegiatan yang umum dilakukan para wisatawan yang mengunjungi pantai ini. Selain itu, Ngalamers juga bisa beristirahat di bungalow sederhana yang ada di sekitar pantai. Bagi Ngalamers yang suka camping, Balekambang juga menyediakan bumi perkemahan. Fasilitas pendukung lainnya antara lain kolam renang, rumah makan, kios cinderamata, tempat informasi, mushola, pendopo, serta tempat parkir yang luas.
Untuk menuju ke Pantai Balekambang, Ngalamers bisa menempuh dua rute yang berbeda. Satu yaitu lewat Kecamatan Gondanglegi dan Kecamatan Bantur baru ke Desa Srigonco. Rute lainnya yaitu dengan melewati Kecamatan Kepanjen, kemudian ke arah Pagak. Dari Pagak, Ngalamers bisa mengambil jalan yang mengarah ke Kecamatan Bantur.
Namun sayangnya jalan menuju Pantai Balekambang ini tergolong buruk sehingga Ngalamers perlu berhati-hati jika berkendara. Hal ini karena di beberapa bagian jalan sudah rusak parah dan penuh lubang yang tentunya akan sangat berbahaya jika Ngalamers tidak berkonsentrasi.
P1200042
Masjid tiban malang
Masjid Tiiban merupakan sebuah masjid yang terletak didaerah Turen Kabupaten Malang, tepatnya berada diarea pondok pesantren Biharu Bahri’Asali Fadlaailir Rahmah Jl.Anggur Rt 27 Rw 06 Sananrejo Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Masjid ini disebut ini disebut sebagai Masjid Tiban dikarenakan anggapan masyarakat yang sekitar yang mengisukan bahwa masjid ini tiba-tiba ada.
Hal inilah yang mungkin menjadikan banyak orang yang penasaran untuk melihat dan membuktikan keberadaan masjid ini. Sehingga tak heran jika diarea masjid ini dapat anda temui banyak orang yang datang untuk berwisata sembari mengobati rasa penasaran mereka akan asal usul masjid ini.
Masjid ini sendiri mulai dibangun pada pada tahun 1991 dan sampai saat ini pembangunan Masjid Tiban ini belum bisa dikatakan rampung. Namun hal yang menarik yang perlu Anda ketahui dibalik pembanguna kompleks masjid tiban ini adalah tentang tidak adanya perencaan. Hal ini dikarenakan karena pembangunan masjid yang meliputi bentuk bangunan dan segala ornamen yang ada didalamnya merupakan petunjuk dari sang Kholiq, malalui sholat istiqoroh yang dilakukan oleh Romo Yai di Masjid itu. Ini kami dapatkan ketika kami berbincang dengan salah satu pekerja lapangan yang sudah cukup lama bekerja disana.
Beliau menuturkan pada kami bahwa anggapan masyarakat tentang keberadaan masjid yang dianngap mistis, ada secara tiba-tiba dan dianggap tidak diketahui waktu pembuatannya oleh masyarakat merupakan anggapan yang keliru. Beliau menuturkan bahwa semua yang ada dimasjid Tiban ini merupakan hasil dari proses pembangunan yang sudah dumulai sejak 1991.
Terlepas dari anggapan masyarakat tentang masjid Tiban ini, ada beberapa kekaguman yang kami dapatkan ketika kami mengunjungi tempat tersebut. Yang pertama adalah tentang kemegahan yang kami tangkap ketika pertama kali memasuki area masjid ini. Memang masjid ini masih dalam taraf pembangunan, namun bayangan akan hal ini sudah terasa ketika kami masuk kearea masjid menuju ke area parkir. Kedua adalah tentang masalah ketenaga kerjaan yang mana semua proses pembangun masjid ini dilakukan oleh santri dimasjid tersebut. Kemudian adalah masalah pendanaan.Pendanaan juga dilakukan oleh para jamaah pondok tersebut tanpa adanya campur tangan pihak luar. Dituliskan pula dalam salah satu pedoman pembanguna masjid tersebut bahwa dalam membagun masjid tersebut dilarang adanya sikap meminta-minta, sikap tomak dan Tidak hutang. Meskipun demikian jika Anda berkunjung kesana anda tidak perlu untuk mengeluarkan uang sepeserpun atau gratis. Bahkan narasumber tersebut juga mengatakan bahwa pengunjung pun bisa bermalam disana tanpa dikenai biaya apapun.
Hal lain yang perlu Anda ketahui tentang masjid ini adalah proses pembangunan yang dilakukan secara ramah lingkungan. Bahkan ada salah satu bagian dari masjid tersebut yang sengaja dibuat dengan posisi menghindari sebuh pohon kelapa. Hal ini dimaksudkan untuk tetap menjaga pohon tersebut tetap hidup dan tidak perlu menebangnya.
Masjid ini terdiri dari lantai 9 yang dapat anda jelajahi dengan menggunakan lift ataupun dengan melalui anak tangga yang telah disediakan. Pada lantai dasar yang, pintu masuk dibuat berlorong dan dihiasi dengan lampu yang memberikan kesan tersendiri. Disalah satu lantai Anda bisa menemukan toko yang menjual makanan ringan serta toko cinderamata. Pada lantai sembilan Anda dapat melihat pemandangan yang indah baik itu didalam komplek atau diluar kompleks pendok pesantren.
Puas menjelajahi masjid hingga lantai sembilan Anda bisa keluar dan menjelajahi toko yang menjual bermacam-macam cinderamata. Anda juga bisa mendapatkan kaset cd yang berisikan tentang pondok Pesantren Biharu Bahri’Asali Fadlaailir Rahmah. Selain itu disalah satu tempat terdapat area yang digunakan khusus untuk satwa, seperti kera, burung cenderawasih, rusa, burung kakatua, ayam bekantan dan beberapa macam satwa lainnya.
Jika Anda pertama kali mengunjungi tempat ini Anda akan diberikan kartu masuk yang nantinya harus Anda serahkan ke bagian informasi sekaligus mengambil kartu untuk keluar. hal ini dimaksudkan untuk kemanan.
Akses menuju lokasi sangatlah mudah untuk dijangkau dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda4. Meskipun demikian publikasi tentang adanya masjid ini sangatlah kurang. Sehingga tidak semua orang tahu layaknya tempat-tempat wisata lainnya yang ada di Indonesia.
P1190854
Gunung bromo
Gunung Bromo merupakan bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Terkenal dengan kaldera atau lautan pasir dan kawah yang eksotis, serta pemandangan matahari terbit (Bromo Sunrise Tour)  yang sangat indah
Kawasan Wisata Bromo terletak pada ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut, dan di apit oleh empat kabupaten bagian dari pemerintahan Pripinsi Jawa Timur yakni Kabupaten Malang, Probolinggo, Pasuruan, dan Lumajang.
Ada empat pintu masuk untuk mencapai kawasan Wisata Bromo yaitu  Desa Cemorolawang (Probolinggo), Desa Wonokitri (Pasuruan), Desa Ngadas Tumpang ( Malang) dan Desa Burno (Lumajang).
Kawasan Wisata Gunung Bromo sudah di dukung dengan sarana dan prasarana yang memadai, misal penginapan, hotel, homestay serta transportasi yang mudah di temukan untuk mengunjungi Gunung Bromo
Bagi wisatawan, berkunjung ke gunung Bromo sangatlah istimewa karena  lautan pasirnya yang  luas sekitar10 kilometer persegi mengelilingi  kawah Bromo yang mengepulkan asap putih.
Dari puncak gunung Penanjakan wisatawan  bisa menikmati matahari terbit (sunrise) dan hamparan lautan pasir luas dan pemandangan latar belakang yang indah yaitu gunung Semeru, gunung Bromo dan Gunung Batok. Untuk mencapai puncak Penanjakan para pengunjung biasanya memakai kendaraan mobil Jeep, namun adapula yang nekat mendaki dengan berjalan kaki, dan tentu saja medannya pun tidak mudah.
Ketika sampai di puncak penanjakan rasa lelah dan mengantuk pun jadi hilang (untuk ke penanjakan biasanya start jam 4 pagi dari Hotel sekitar Cemoro Lawang), terbayar dengan pemandangan yang menakjubkan ketika matahari mulai menampakkan sinarnya dari ufuk timur. Ditemani minuman hangat (kopi dan teh), serta jajanan ringan yang di jual di sekitar puncak penanjakan, menikmati indahnya pemandangan di puncak penanjakan terasa sangat lengkap dan tak terlupakan.
DSC_7003
Penanjakan bromo
Puas menikmati Bromo Sunrise, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan ke kaki gunung bromo. Perjalanan sekitar 1 jam dari Puncak penanjakan dengan mengendarai Jeep yang biasanya di sewakan satu paket antara Puncak penanjakan dan kawah Bromo. Dengan melewati lautan pasir yang membentang sangat luas tentu saja perjalan ke kaki Gunung bromo sangat menyenangkan. Tiba di kaki gunung bromo (parkiran jeep), pengunjung masih melanjutkan perjalanan sekitar 2 km, bisa naik Jeep maupun dengan berjalan kaki dan dilanjutkan menapaki anak tangga yangberjumlah sekitar 250 an.  Sesampainya di puncak Bromo , pengunjung  dapat melihat kawah Gunung Bromo yang mengeluarkan asap putih yang tebal dan tentu saja fenomenal karena jarang ada di Indonesia bahkan di dunia.
P1110192
Lereng bromo
Selain menyaksikan keindahan panorama di kawasan Wisata Gunung Bromo – Semeru, Pada hari tertentu masyarakat suku tengger mengadakan upacara adat yang terkenal dengan Upacara Kasodo. Upacara Kesodo merupakan upacara untuk memohon panen yang berlimpah atau meminta tolak bala dan kesembuhan atas berbagai penyakit, yaitu dengan cara mempersembahkan sesaji dengan di lemparkan ke kawah Gunung Bromo.
Waktu yang terbaik mengunjungi kawasan Wisata Bromo adalah pada saat musim kemarau antara bulan Mei sampai Oktober karena pengunjung bisa menikmati keindahan panorama gunung bromo dengan sempurna.
P1110257
Jawa tengah
Yogyakarta
Daerah Istimewa Yogyakarta (atau Jogja, Yogya, Yogyakarta, Jogjakarta dan seringkali disingkat DIY) adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah di sebelah utara. Secara geografis Yogyakarta terletak di pulau Jawa bagian Tengah. Daerah tersebut terkena bencana gempa pada tanggal 27 Mei 2006 yang mengakibatkan 1,2 juta orang tidak memiliki rumah.
Provinsi DI. Yogyakarta memiliki lembaga pengawasan pelayanan umum bernama Ombudsman Daerah Yogyakarta yang dibentuk dengan Keputusan Gubernur DIY. Sri Sultan HB X pada tahun 2004.

No comments:

Post a Comment